ISJD JILID II (35)

1307 Kata

"Marah, ya?" "Siapa?" "Papanya Sakha." Rahee menyisir rambutnya sebelum tidur, entah apa faedahnya, tetapi dia lakukan itu kalau di kamar merasa nggak ada kerjaan. Ya ... kerjaan malam Rahee kalau di kamar kan ngelonin suami, tapi sekarang Mr. Altarik sibuk sendiri, berkutat dengan laptop dan mengerjakan pekerjaan di waktu cuti pada pukul sebelas menuju dini hari, sehabis pulang dari rumah Bang Kai, sehabis perdebatan kecil di mobil sore tadi. Bukannya gimana-gimana, ya. Mr. Altarik memang tidak mendiamkannya, bicara juga normal-normal saja, ngobrol santai, cuma ... tumben masuk kamar nggak merecoki Rahee. Kan biasanya gitu loh, BIASANYA, ndusel-ndusel mah rutin lah tiap malam. Atau minimal cium Rahee baik di pipi, kening, atau bibir. Ini mah nggak! Rahee dianggurin. Padahal kesem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN