Keputusan Indra

1404 Kata

Dita berusaha menghubungi Rani, tapi nomor sahabatnya itu sangat sulit sekali dihubungi. “Enggak diangkat?” tanya Saka yang kini sudah duduk di samping Dita. “Bukan nggak diangkat, tapi nomornya emang susah dihubungi.” “Ya udah … coba sekali lagi, Dit.” Dita mengangguk, kemudian kembali menghubungi Rani. Tapi hasilnya tetap nihil. Dita kembali meletakkan ponselnya di meja dengan malas. “Mungkin dia lagi sibuk, makanya nggak berangkat kerja,” ujar Saka. “Mungkin,” jawab Dita. Beberapa saat kemudian dia teringat sesuatu. Kenapa Dita tidak menghubungi Diah saja? Sebagai sahabat, Dita tidak tenang terlebih Rani absen tanpa mengatakan apa pun, padahal biasanya Rani pasti memberitahunya kalau ada apa-apa. Dita lalu mengambil ponselnya kembali untuk menghubungi Diah. Selama beberapa saat h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN