Bisa-bisanya Yuri bangun kesiangan karena semalam susah memejamkan mata hanya karena perasaan was-was yang mendera. Erik mulai menunjukkan keseriusan menjalani pernikahan dengan-nya dan hal itu malah membuat Yuri takut. Buru-buru turun dari atas ranjang dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Seperti pagi sebelumya yang mana sudah tidak mendapati sang suami ada di dalam kamar. Entahlah Yuri tak paham Erik bangun jam berapa karena hampir di setiap pagi Yuri selalu menjumpai pria itu yang sudah rapi, sibuk dengan ipad sembari menunggunya untuk sarapan. Pun halnya dengan pagi ini ketika Yuri yang sudah rapi dengan pakaian kerjanya, Erik sudah duduk di ruang makan. Sedang bertelepon entah dengan siapa. Melihatnya yang mendekat, Erik memutus panggilan teleponnya. "Selamat pa