Gim kembali setelah selesai membeli air mineral tapi saat tiba di ruang rawat hafsun Gim justru tidak menemukan Danial, Gim melihat kotak makanan yang dibawanya tadi tapi makanan di dalam sana masih utuh sama sekali tak tersentuh. “Anak keras kepala itu masih aja gak mau makan” gerutu Gim lalu meletakkan botol air mineral di meja. “Gim” desis hafsun, merasa ada suara Gim langsung menoleh melihat Hafsun masih memejamkan matanya tapi tangan kanan Hafsun bergerak seperti ingin menggapai sesuatu. “hafsun kamu sudah sadar” ujar Gim semangat sambil mendekati hafsun, kedua kelopak mata hafsun perlahan terbuka hingga hal pertama yang hafsun lihat adalah sosok Gim yang sedang tersenyum kearahnya. “Syukurlah akhirnya kamu sadar juga Sun, bentar ya aku panggil dokter” Ucap Gim. Hafsun melihat la

