Bab 44. Kekacauan Pesta

1359 Kata

Jayden memarkirkan mobil dengan sempurna tepat di depan pintu rumah utama. Senyuman di bibirnya masih terbit begitu cerah seperti matahari di pagi hari. Ia mengambil bunga mawar yang baru saja di beli, menciumnya untuk memastikan apakah pantas untuk diberikan kepada wanitanya atau tidak. "Semoga dia suka," gumam Jayden menyiapkan diri sebaik mungkin. Sedikit melirik penampilan sebelum turun dari mobil, benar-benar seperti ingin bertemu tambatan hati yang membuat jantung berdebar-debar. Di rumah itu banyak sekali pengawal yang ditugaskan Jayden untuk berjaga. Namun, untuk pertama kali selama mereka bekerja melihat Tuannya tersenyum ramah seperti malam ini membuat mereka sangat heran. "Kalian kalau lelah duduk saja, aku tidak akan kemana-mana hari ini. Pastikan saja semua aman," ucap Jayd

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN