Aina pamit pulang lebih dulu, karena dia tahu kalau Arga akan pergi ke apartemennya. Dia yakin Arga akan datang ke apertemennya karena Sovia tadi bilang kalau dia sudah pesan taksi online untuk pulang sendiri. Sovia membiarkan Aina pulang. Padahal Yungki-lah Aina. Dan, suaminya akan menemuinya setelah dirinya pulang bersama Galang. “Kak Sovi aku antar saja, ya? Batalkan Taksinya?” Aina berbasa-basi menawarkan diri untuk mengantar Sovia dan Galang pulang. “Kasihan sopir taksinya dong, Na? Kakak sudah pesan kok?” jawab Sovia. “Kakak sih, gak bilang mau pulang dulu? Malah langsung pesan taksi saja?” ucap Aina. “Kakak gak mau merepotkan kamu, Na. Lagian sudah malam, kamu nanti ditungguin mama. Jangan malam-malam pulangnya. Kamu anak gadis, meski kamu sudha dewasa, Na. Jam sepuluh harusnya