Raka terpaku di tempatnya, pikirannya dipenuhi oleh berbagai kemungkinan yang tidak ingin dia percayai. Tanda itu ... seperti bekas ciuman. Tapi siapa yang melakukannya? Amelia bukan tipe gadis yang sembarangan dan Raka yakin itu. Namun melihat tanda merah yang ada di tengkuk Amelia, membuat hati Raka dipenuhi dengan keraguan. Dia menggenggam kedua tangannya erat-erat, mencoba menahan emosinya dan berkata di dalam hatinya. 'Tidak mungkin, ini hanya kebetulan. Atau mungkin aku yang salah lihat.' Namun bayangan Amelia dengan tanda merah itu terus menghantui Raka. Dia menghela napas panjang, mencoba menenangkan diri. Dia tidak ingin berprasangka buruk tanpa bukti, tapi semua tanda mulai mengarah ke arah yang sama. Raka mencoba mengalihkan pikirannya, tetapi bayangan tanda merah di tengkuk

