51. Tak Lebih Dari Atasan Dan Karyawan (Putusan Sidang Perceraian)

1036 Kata

“Mas,” panggil Shalsabila di jam pulang. Malam ini, Saka sengaja pulang paling akhir. Suara Shalsabila berasal dari lorong sebelah. Sementara alasan Saka pulang paling akhir bukan karena Saka sedang banyak pekerjaan. Alasan Saka pulang paling terakhir karena pria itu sengaja menghindari karyawan lain dan biasanya tak segan mengej.eknya meski hanya dari tatapan. Akan tetapi, dipanggilnya Saka oleh Shalsabila dan itu dalam keadaan sepi, membuat harapan rujuk Saka kembali menyala. Harapan yang sebelumnya sempat Saka padamkan, kini berkobar-kobar. Sungguh, mereka hanya berdua. Karena Shalsabila pun tak sampai ditemani saudaranya maupun Swan yang biasanya tidak pernah absen mengawal Shalsabila. “Kenapa, Ti?” ucap Saka lembut khas orang yang masih sangat menyayangi. Saka melangkah mendekat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN