Seratus Tiga Puluh Tiga

216 Kata

*Author Pov* "Aduuh." "Kenapa lo?" tanya Radi saat melihat Genta mengaduh sambil memegang perut nya. "Mendadak perut gw mules. Kita bertanding masih lama kan ya? gw ke toilet dulu ya?" Tanpa menunggu jawaban dari yang lain, Genta segera pergi dengan cepat mencari toilet. "Anjir, ni toilet pada jauh amat dah." gumamnya setelah lima menit mencari toilet. Ia pun masuk ke dalam bilik toilet dan menuntaskan hajatnya. Setelah selesai, Genta mencuci tangannya lebih dulu sebelum keluar dari dalam toilet tapi begitu ia keluar, tidak sengaja Genta berpapasan dengan Putra yang baru saja mau masuk ke dalam toilet. Genta yang ingat jika pemuda di depannya adalah orang yang sempat saling adu argumentasi dengan kakak kelasnya, Haqi. Mereka hanya saling tatapan selama beberapa detik sebelum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN