Seratus Tujuh Puluh Enam

1160 Kata

*Author Pov* Juna mengernyitkan dahinya saat melihat Haikal datang sambil bersiul dan memainkan kunci motornya saat memasuki kelas. "Tumben lu dateng agak siangan? biasanya lu yang paling rajin dateng lebih dulu daripada gw." kata Juna ketika Haikal duduk di bangkunya, di samping Juna. "Kesiangan gw soalnya kan abang gw lagi di luar kota." Walaupun penampilan Haikal seperti anak rajin yang berprestasi. Sejujurnya teman Juna yang satu itu tidak begitu rajin. Ia sama seperti Juna, seorang siswa yang biasa saja. Hanya penampilannya yang menipu. Juna melirik lagi ke arah Haikal yang masih bersiul sambil sesekali tersenyum kecil. Nih bocah kenapa dah? salah makan? "Lu abis menang lotre apa gimana?" "Hah?" jawab Haikal tidak mengerti. "Tuuhh, lu siul mulu dari tadi." "Ohh, gak ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN