Seratus Tujuh Puluh Satu

224 Kata

*Author Pov* Selain Putra, semua anggota klub terlonjak kaget saat pelatih mereka menggebrak meja. "Aku tidak menyuruh kalian untuk saling berkelahi seperti tadi, aku menyuruh kalian untuk berlatih!" Terlihat Dimas dan Eki saling tatap tidak suka, wajah mereka berantakan dengan memar juga sedikit berdarah di antara bibir mereka. Baju seragam klub mereka pun terlihat lebih kotor daripada saat latihan. Dua jam yang lalu, Dimas dan Eki saling beradu argumen tentang sesuatu. Awalnya mereka hanya terlihat berargumen biasa, dan tidak ada yang melerai mereka berdua karena bagi mereka sudah biasa melihat kedua nya bertengkar seperti itu. Namun entah karena masalah apa, adu argumen mereka semakin terlihat panas hingga akhirnya Eki menonjok wajah Dimas hingga pemuda itu tersungkur kebelakang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN