Seratus Tujuh Puluh

201 Kata

*Author Pov* "Berdua aja?" sapa Ika melihat Saka dan Putra yang baru saja akan memakan makan siang mereka. "Eh Ika. Iya nih, lo gak sama Lili?" tanya Saka. "Masih di kelas, gw duluan ke sini sekalian pesenin buat dia. Gw boleh gabung?" "Boleh dong. Duduk aja." Ika tersenyum kecil, ia duduk di depan Putra yang masih asik menyantap makanannya. "Biasa, lo lebih banyak diem." kata Ika. "Nih anak mah kalau bukan tentang sepak takraw, jarang ngomong. Irit banget." Ika tertawa lepas mendengar lelucon yang di katakan Saka. Tidak lama makanan yang di pesan Ika datang ke meja mereka, gadis itu pun segera menghubungi temannya agar segera ke kantin. Lima menit kemudian Lili datang sambil sedikit berlari. "Sorry ya Ka gw lama." katanya dengan terengah-engah. "Nih minum dulu." Ika membe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN