Seratus Dua Puluh Dua

275 Kata

*Author Pov* Putra menaruh tasnya di atas kabin bus, sejak pukul enam pagi mereka semua sudah berkumpul di sekolah dan setengah jam kemudian mereka pun berangkat ke stadion yang menjadi tempat pertandingan hari ini. "Lo gugup?" tanya Rudi pada Putra yang duduk di sebelah nya. "Pastilah." "Heee, anggota berbakat kaya lo juga bisa gugup toh." Putra melirik tidak suka, demi menghindari percakapan yang tidak penting lainnya, Putra memasang earphone ke kedua telinganya dan menyalakan musik yang cukup untuk menutup suara Rudi. Rudi yang melihat Putra seperti itu hanya bisa mendengus geli dan berhenti mengajak Putra mengobrol, ia lebih memilih untuk pindah tempat sementara untuk mengobrol bersama anggota yang lain. Putra bukannya tidak pandai bersosialisasi dengan anggota tim-nya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN