Seratus Lima Puluh

233 Kata

*Author Pov* Suara sorakan saling mendukung dari masing-masing tim pun kembali terdengar sangat riuh. Bahkan yel-yel yang di teriaki pun saling sahut menyahut. "Asli dah gw geregetan banget sama tim lawannya." seru Genta saat melihat lagi-lagi tim Black Jack dapat memasukkan bolanya dengan sangat mudah. Mungkin saat ini sebagai penonton ia bisa berbicara seperti itu, tetapi ia juga bisa merasakan frustasi nya tim lawah Black Jack jika ia bermain secara langsung melawan mereka. "Kita benar-benar harus ekstra latihan untuk mempersiapkan melawan Black Jack." kata Haqi yang masih serius mengamati. "Kalau boleh milih gw sih ogah ngelawan mereka." sahut Genta. "Gw malah pengen banget bisa jadi lawan mereka." jawab Radi yang bertolak belakang dengan Genta. "Bisa gak sekali-kali lo set

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN