*Author Pov* "Kamu yakin gak mau main sampai akhir?" Tanya Alvan saat Rio kembali duduk di bangku cadangan dan membiarkan Genta bermain kembali. Rio mengangguk dengan mantap. "Untuk pertandingan kali ini saya memang ingin membiarkan Juna, Genta juga Radi bermain dan memberikan pengalaman sebanyak-banyaknya." "Perkataan mu memang tidak salah, namun terkadang hal seperti ini yang tidak membuat mereka cepat maju. Pertandingan ini sangat penting, bukan hanya untuk mereka tetapi juga untuk kalian berdua. Jadi jangan pernah untuk mengatakan 'cukup seperti ini'." Kata Alvan kembali mengamati jalannya pertandingan yang sedang berlangsung. Rio hanya terdiam sembari ikut mengamati pertandingan. Bohong jika ia tidak ingin bermain hingga pertandingan terakhir, namun jika ingin tim ini berkembang

