*Author Pov* Teriakan dukungan kembali terdengar saat Juna kembali memasukan bola rotan itu hingga memperoleh poin. Bahkan Ina dan Sania yang duduk saling berdekatan ikut berteriak menyemangati Juna bersamaan. "Kamu dari sekolah Juna juga?" tanya Ina sambil tersenyum ramah pada gadis yang masih memakai pakaian seragamnya seperti penonton dari wakil sekolah yang lain. "Iya Mba, kebetulan saya sama Juna juga saling kenal." "Oh ya? Kalian satu kelas?" Sania menggelengkan kepalanya, "Gak satu kelas sih. Tapi temen ku itu manajernya tim Harimau Putih." "Oh gitu. Lain kali main-main ke rumah. Juna selama ini cuma ngajak Haikal kalau ke rumah." "Emang kenapa kalau cuma aku yang main ke rumah, Mba?" tanya Haikal yang duduk di depan mereka merasa terusik. Mba Ina hanya tertawa geli, "Ya

