Bab 159

2636 Kata

Arka akhirnya turun. Ia menggulung lengan kemejanya sampai siku sambil berjalan keluar dari ruang kerja. Di sampingnya, Anita ikut melangkah perlahan dengan satu tangan bertumpu pada perutnya yang besar. Tanpa banyak bicara, Arka merangkul bahu istrinya, memastikan wanita itu tetap nyaman dan tidak kehilangan keseimbangan saat menuruni anak tangga satu per satu. Kebiasaan tersebut sudah begitu melekat hingga ia melakukannya tanpa perlu mempertimbangkan. Anita sempat melirik suaminya sekilas. Wajah Arka terlihat jauh lebih lelah dibanding biasanya. Ada bayangan gelap di bawah matanya yang tidak berhasil disembunyikan meski pria itu sudah membasuh wajah sebelum keluar kamar. Namun, Anita memilih tidak bertanya lagi karena sejak awal ia tahu Arka hanya akan menjawab bahwa semuanya baik-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN