NDS~52

1348 Kata

Hilang sudah kecemasan di wajah Arini dan Adrian mengenai kondisi putra mereka. Tadinya, mereka sangat khawatir karena Sastra terus-menerus mual dan muntah tanpa henti. Bahkan, obat yang diresepkan dokter pun tidak mampu meredakan keluhannya. Namun, siapa sangka? Semua gejala yang dialami Sastra ternyata bukan penyakit serius, melainkan efek dari kehamilan Nada. Alih-alih bersimpati, Arini dan Adrian justru meledek putranya. “Sekarang tahu, kan, gimana rasanya Mama dulu waktu hamil kamu,” ujar Arini memberi cebikan pada putranya. “Mual, muntah, pusing. Pokoknya nggak enak badan.” “Kamu masih mending, Sas,” timpal Adrian tidak mau kalah. “Mamamu dulu sampe masuk rumah sakit, infus. Bedrest dua minggu nggak bisa ngapa-ngapain waktu hamil kamu.” Wajah lesu Sastra hanya tertekuk saat mend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN