bc

GAIRAH LIAR SUPIR PRIBADIKU

book_age18+
0
IKUTI
1K
BACA
one-night stand
family
HE
age gap
fated
friends to lovers
arranged marriage
kickass heroine
single mother
gangster
blue collar
sweet
bxg
lighthearted
kicking
city
office/work place
small town
childhood crush
love at the first sight
affair
friends with benefits
addiction
assistant
servant
like
intro-logo
Uraian

khusus dewasa,cerita dewasa ,dan hanyalah fikih karangan semata."maaf kan saya nona", ucap Joko yang saat itu sudah berada di atas tubuh wanita cantik yang tak lain adalah boss nya sandiri."lakukan ,jok" ucap wanita itu sambil menarik Krah baju Joko supaya lebih dekat lagi wajah keduanya. tanpa menunggu lama Joko pun melancarkan aksinya di tambah keduanya yang juga sudah sama sama suka sejak pandangan pertama .

chap-preview
Pratinjau gratis
bab 1
Pagi itu di sebuah desa pinggiran kota ,Joko ,,lebih tepatnya adalah Joko hermansyah.laki laki berumur 32 tahun yang kini tinggal bersama dua adik, laki laki dan perempuan,serta seorang ibu yang sudah sakit sakitan. Mas Joko, ya itu nama yang sering para gadis desa panggil untuk Joko, parasnya yang tampan rupawan, tubuh tinggi tegap ,kulit sawo matang, sorot matanya yang tajam namun begitu teduh. Bu Fitri yang tak lain adalah ibu dari Joko yang sudah bertahun tahun lamanya di tinggal meninggal oleh suaminya ,memilih untuk tidak menikah lagi Demi menjaga perasaan ke tiga anak nya ,ya meskipun Joko selalu meminta ibunya untuk menikah tapi sepertinya ibu Fitri lebih sayang kepada ke tiga anaknya , tidak ingin sampai ke tiga anak nya memiliki ayah tiri yang Konon katanya jahat ,ya begitulah pikir Bu Fitri selama ini, hingga dia memutuskan untuk menghidupi anak anak nya sendiri tanpa bantuan orang lain. Kini saat nya Joko yang menjadi tulang punggu di keluar sederhana tersebut . ***Pagi itu di meja makan. Bu Fitri dan ke tiga anak nya sedang duduk menikmati sarapan sederhana mereka . "Bu ,apa Joko boleh ke kota ,ada tawaran menjadi supir oleh pak Rahmad ,untuk menggantikannya ,dia sudah selalu tua dan penyakit asmanya sering kambuh"! Ucap Joko pagi itu kepada Bu Fitri, meskipun ragu apa salahnya Joko mencoba siapa tahu saja Bu Fitri mengizinkan nya. Joko tediam dan menatap ke arah anak pertamanya. "Apa kamu yakin ko"!! Tanya Bu Fitri dengan mata yang sudah nampak berkaca kaca. "Bu , Joko ingin ibu tidak telat berobat ,agar ibu selalu sehat bisa melihat Joko ,Dany dan Alisa menikah. Dan Joko juga ingin ibu bisa melihat cucu cucu ibu nantinya "! Jelas Joko, yang memiliki keinginan kuat untuk bisa membuat ibu nya sehat selalu,tidak pernah telat ke dokter dan juga bisa makan yang tidak selalu pas Pasan seperti ini. "Kalau kamu yakin , ibu hanya bisa mendoakan mu ko, semoga kamu di sana baik baik saja"! Jawab Bu Fitri, meskipun berat ,tapi Bu Fitri tidak ingin menghalangi cita cita Joko . Apalagi dia seorang laki laki ,pastinya dia ingin punya pekerjaan yang tetap dan uang yang banyak bukan. "Terima kasih Bu, nanti saya akan hubungi pak Rahmad untuk memberitahu nya jika Joko bersedia menggantikannya "! Jawab Joko ,ada setitik harapan untuk dirinya bisa mengubah hidup nya dan keluarganya setalah ini. Apalagi pak Rahmad bilang jika gaji di sana lumayan besar . Melihat kehidupan pak Rahmad di kampung juga serba kecukupan keluarganya semenjak pak Rahmad bekerja jadi supir di kota ,bahkan anak pak Rahmad semuanya lulusan sarjana . "Yang penting kamu hati hati ya Joko",pesan Bu Fitri lagi. Joko mengangguk sambil tersenyum hangat ke arah sang ibu. **** Sedangkan di sisih lain ,di sebuah mansion mewah tempat pak Rahmad bekerja selama ini. Bertahun tahun pak Rahmad bekerja menjadi supir di keluar besar ini, hingga saat ini mansion mewah yang sekarang di tinggalin oleh Liana ,janda muda dan cantik serta kaya raya, janda berusia 27 tahun itu memilik anak berusia 2 tahun yang bernama Bella ,Liana wanita yang kini di sibukan menjadi single mam dan juga harus mengurusi perusahaan warisan orang tua nya pun harus bekerja sendirian hingga lupa memikirkan mendamping hidup ,Gilang laki laki yang baru saja 1 tahun yang lalu meninggalkan nya untuk selamanya akibat jatuhnya pesawat yang sedang di tumpanginya dalam perjalanan bisnis nya. Dan itu lah awal mula seorang Liana wanita cantik tersebut harus hidup mandiri sampai saat ini, dengan satu anak yang begitu cantik yang tak lain adalah Bella. "Nona ,saya sudah mendapatkan pengganti saya "! Kata pak Rahmad kepada Liana pagi itu, setelah wanita cantik itu selesai dengan sarapan nya dan duduk di ruang tengah menemani Bella bermain di sana. "Benarkah, jadi pak Rahmad benar benar sudah mau pensiun"! Tanya Lina sekali lagi. " Benar nona, besok sore sepertinya pengganti saya sudah datang dan Senin bisa langsung mulai bekerja"! Jelas pak Rahmad lagi, Liana mengangguk anggukan kepalanya mengerti, wanita itu pun beranjak dari duduknya dan meninggalkan bella sendiri di temani pelayan . Liana masuk kedalam ruang kerjanya untuk mengambil uang sebagai pesangon pak Rahmad dan gaji untuk pak Rahmad. Liana kembali berjalan keluar dan membawa sebuah amplop coklat dan kembali duduk di depan pak Rahmad. "Ini gaji dan pesangon bapak , terima kasih sudah bekerja di sini selama ini pak, semoga bermanfaat untuk bapak sekeluarga"! Kata Liana Dengan lembut kepada laki laki paruh baya tersebut. "Terima kasih nona Liana ,kebaikan anda dan sekeluarga tidak akan pernah saya lupakan"! Kaya pak Rahmad sambil menitihkan air matanya yang tidak bisa di bendung lagi . "Sudah pak Jangan sungkan ,bahkan pak Rahmad sudah saya anggap seperti keluarga sendiri Apalagi pak Rahmad bekerja di keluarga ini semenjak saya masih kecil ,hingga kedua orang tua saya meninggal "! Liana berkata dengan wajah berkaca kaca. Pak Rahmad hanya bisa menganggukan kepalanya saat kendengar hal tesebut. Pak Rahmad pun perlahan berpamitan untuk berkemas ,mungkin besok setelah Joko datang pak Rahmad akan langsung pulang ke kampung halamannya. **** "Kak, semoga Kakal nanti disana bisa dapat istri cantik dari kota kak, "! Celetuk Alisa yang sedang menemani sang kakak berkemas. Sedangkan Dany hari ini sedang masuk kerja di sebuah mini market yang tak jauh dari tempat tinggal nya . Meskipun Dany bekerja tapi gaji seorang penjaga minimarket dan di kampung itu hanya berapa ,kadang juga habis untuk membantu sang ibu membeli bumbu dapur ,dan kadang Dany juga menyisihkan sebagian gajinya untuk masa depanya juga. Sedangkan Alisa ,gadis berusia 20 tahun itu masih tidak bekerja ,dirinya fokus mengurus rumah dan ibunya jika ke dua kakak nya sedang bekerja setiap harinya . "Wanita kota banyak maunya dan banyak modal nya ,kakak niat nya cari kerja bukan cari istri"! Jawab Joko. "Tapi kakak tidak lupa dengan umur kakak kan"! "Maksud mu"!! Sahut Joko menatap Alisa dengan kening yang sudah mengkerut. "Hehe,, kan kakak sudah umur 32 tahun ini, masa iya menikah menunggu umur 40 tahun sih "! Jawab Alisa sambil terkekeh geli ,Alisa tahu jika kakak nya ini bujang lapuk yang sedikit takut dengan wanita ,meskipun banyak para ibu ibu yang ingin menjodohkan dirinya dengan anak gadisnya ,dan juga para gadis desa juga sangat menggemari sosok mas Joko selama ini. Cetak"!! "Kamu sedang doain kakak menjadi bujang lapuk begitu ya"! Sahut Joko sambil menyentil kening Alisa. "Au"!! Pekik Alisa ,mengusap keningnya pelan. Joko terkekeh melihat ekspresi Alisa yang sedang cemberut itu . "Sudah ini, belikan kakak rokok sana ,sekalian satu slop biar bisa kakak bawa ke kota ,takutnya rokok di kota mahal"!! Kata Joko sambil memberikan dua lembar uang warna merah kepada Alisa. "Sisanya buat aku ya"! Celetuk Alisa dengan mata berbinar . "Emmm"!! Sahut Joko sambil menggelengkan kepalanya , Alisa pun tersenyum mendengar itu lalu segera keluar dari dalam kamar sang kakak untuk pergi ke warung grosir yang ada di kampung tersebut . "Sudah siap ko"!! Tanya Bu Fitri yang tiba tiba masuk setelah Alisa keluar dari kamar tersebut. "Eh ibu, kenapa ibu tidak istirahat"! Tanya Koko menatap wanita paruh baya yang saat ini sedang berjalan masuk kedalam kamarnya. "Capek ko, dari tadi suruh tiduran terus malah tambah sakit badan ibu"! Jawab Bu Fitri,sambil mendudukan bokongnya di tepi ranjang di dalam kamar tesebut . Joko tersenyum lalu berjalan menuju lemari pakaiannya dan mengambil sesuatu di sana. "Bu ,ini ada sedikit tabungan Joko, ibu pegang ya,buat membeli keperluan dapur selama Joko pergi bekerja ,"! Kata joko menyerahkan sebuah amplop putih kepada Bu Fitri, mata Bu Fitri berkaca kaca menatap amplop tersebut . "Kamu bawa saja ko, untuk pegangan kamu disana "! Bu Fitri mengulurkan tanganya lagi menolak pemberian anak nya. "Bu ,Joko masih ada ,ini nanti yang Joko bawa untuk pegangan di sana ,lagian pak Rahmad bilang jika makan tidur Joko disana Bu, jadi ibu jangan khawatir"! Jelas Joko lagi, mencoba meyakinkan sang ibu jika dirinya disana akan baik baik saja ,apalgi Joko adalah seorang laki laki pastinya bisa lah di menjada diri nya sendiri . Bi Fitri tidak menjawab, tapi air matanya menetes begitu saja menatap anak nya pertamanya itu. "Kamu hati hati ya ko disana ,jangan lupa selalu beri kabar ibu mu ini"! Ucap Bu Fitri ,kini air matanya tidak bisa di bendung lagi. Joko mendekat dan memeluk sang ibu. "Pasti Bu, maaf kan Joko Bu, joko hanya ingin ibu selalu sehat ,Joko akan mencari uang yang banyak untuk ibu supaya bisa selalu berobat ke rumah sakit"! Ucap Joko , mengusap lembut punggung Bu Fitri yang masih bergetar karena Isak tangis nya. Bu Fitri pun mengangguk di dalam pelukan Joko. "Sudah , sudah"!! Celetuk Alisa yang tiba tiba sisah masuk begitu saja ke dalam kamar Joko, membuat ibu dan anak itu saling melepaskan pelukannya. "Sudah Bu, doakan Kakak ,jangan di tangisi lagian jarak dari kota ke sini kan cuma 8 jam ,pasti kalau libur kakak bisa pulang jengguk ibu bukan, benarkan kak"! Tanya Alisa menatap ke arah Joko penuh harap. "Benar, biasanya pak Rahmad juga begitu meskipun dirumah hanya dua sampai 3 jam saja ,tapi dia juga sebulan sekali kadang sebulan dua kali pulang Bu"! Jawab Joko, mendengar itu Bu fitri pun mengangguk tenang dan tersenyum menatap kedua anak nya bergantian. "Nanti kamu berangkat menunggu Dany pulang kan ko, kasian jika kamu berangkat dia tidak ada "tanya Bu Fitri lagi. "Iya Bu ,lagian 2 jam lagi Dany juga sudah pulang ,aku akan menunggu nya sekalian biar antar aku ke halte nanti "! Jawab Joko menganggukan kepalanya ke arah Sang ibu.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Putri Haram Konglomerat untuk Tuan Muda Cacat

read
18.3K
bc

Orang Ketiga

read
36.9K
bc

Kuliah Malam Bersama Dosen Hot

read
156.5K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pilihan Hatimu

read
114.4K
bc

Gairah Lama Kembali Membakar

read
4.6K
bc

Babysitter Canduku

read
20.1K
bc

Ranting Yang Patah

read
40.5K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook