Kabar hilangnya Niel telah sampai di telinga Amel. Wanita itu bahkan berulang kali tak sadarkan diri mengetahui anaknya diculik oleh orang tidak dikenal. Awal mula Amel mengira jika supir pribadi Hang hanya bercanda. Biasalah! Amel dan Darmanto memang tak pernah akur. Amel jelas mengira Dadar Gulung satu itu tengah mengada-ada. Mana mungkin ada manusia berani menculik Pangerannya. Hanya orang gila pasti. Apa daya.. Setelah mengkonfirmasi kabar duka tersebut pada sang suami, Hang membenarkan apa yang Darmanto laporkan. Laki-laki tak bertanggung jawab itu— Hanggono Tirto, sedang membuat laporan kehilangan di kantor polisi. Tangis Amel pecah. Ia bahkan berniat membunuh Hang karena laki-laki itu tak becus menjaga putra mereka. Sayang sekali— belum sempat kaki Amel menginjak pelataran ruma

