62

1406 Kata

Resti membuka pintu kamar ketika salah satu asisten di rumah Victor mengatakan ada seorang perempuan cantik ingin menemui dirinya. Ia tak tahu siapakah gerangan sosok itu. Karena jujur saja, ia tak mengatakan keberadaannya pada siapapun. “Namanya siapa Mbak ya kalau boleh tahu?” tanya Resti. Mungkin saja asisten rumah tangga Victor sempat menanyakan nama orang tersebut. “Uwi.. Ah! Iya.. Itu Mbak..” ‘Hah?! Uwi?! Kok dia bisa tahu gue di sini?!’, batin Resti, hampir tak percaya jika sahabat Hasan itu mengetahui posisi dirinya saat ini. Ia kan sempat mematikan GPS ponselnya ketika memutuskan menerima ajakan Victor kemarin. Resti mengucapkan terimakasih sebelum bergegas untuk menemui Uwi. Ia sempat bertabrakan dengan Victor ketika anak itu akan menaiki tangga. “Ngapain lari-larian sih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN