Resti masih belum percaya jika Hasan benar-benar semenakutkan foto yang dibawa oleh Amel. Lebih tepatnya gadis itu menolak untuk mau percayai. Ia akan menunggu lebih banyak bukti agar hati kecilnya yakin. Kedatangan Uwi sebenarnya membuat Resti goyah. Terlebih tingkah aneh wanita itu tadi siang. Resti yakin ada yang Uwi rencanakan atau haruskah Resti sebut mereka? Mengingat Sang Mamah turut memberikan kesaksian jika ia melihat Hasan?! “Kamu nggak seperti apa yang mereka pikirkan kan, San?” lirih Resti. Lebih baik untuk kedepannya ia mengambil sedikit jarak demi mengetahui orang seperti apa Hasan, lalu ia pasti akan dapat membuat keputusan terbaik. Entah itu bertahan atau justru mengakhiri kisah mereka. Kabur tanpa membawa apapun selain ponsel yang terus saja dihubungi oleh Hasan benar-b

