165

1115 Kata

Seluruh orang berkumpul di ruang keluarga. Niat hati ingin menyimpan rapat rahasia Resti dan Hasan, Amel justru dibuat senewen oleh kelakuan Buaya Rawanya. Bayangkan saja- anak itu ember bocor. Bukannya jadi anak manis, Niel malah mengadukan temuannya pada Sukma. Hadeh!! Pusing Amel! Kadang bener kadang rusuh juga anaknya.. “Jadi kalian tidur bareng tadi malem?” sidak Sukma. Niel yang berdiri disamping Sukma duduk membungkukkan tubuhnya. Anak itu berbisik ditelinga sang oma. “Yahin aja Oma.. Niel dak dijak!” ia mengompori Sukma agar memarahi Mbaknya karena alasan tidak diajak. “Yeka bobok yeng.. Dak jak-jak Niel!” Niel berteriak sembari menunjuk dua tersangka utama yang kini duduk bersimpuh di atas lantai. Ujung bibir Amel berkedut. Jiwa bar-bar sepertinya memang mendominasi diri Niel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN