171

1113 Kata

Sukmana Tirto tidak menyukai rumah sakit. Terlalu lama di sana hanya membuat Sukma merasa seperti seorang pesakitan. Untuk alasan tersebut Ibunda Hanggono itu merayu menantu cantiknya. Amel diberi mandat bergengsi. Hal yang pasti akan membuatnya bebas dari teralis gedung kesehatan. “Merayu Mas, Bu?” tanya Amel. Titah mengenaskan apa itu! “Iya Mel. Ibu sudah dua hari di sini. Kamu nggak kasihan?!” rengek Sukma dengan gaya memelas. Bagian mana yang harus Amel kasihani?! Menantu Sukma itu heran. Ibu mertuanya ada di rumah sakit bukan tanpa alasan. Terlebih pingsannya Sukma membuat seluruh manusia geger- terutama Hanggono. “Ibu nggak boleh nakal!” peringat Amel membuat Sukma bereaksi diluar kebiasaan wanita itu. Bibir ibu mertuanya maju beberapa sentimeter ke depan. Melihat Sukmana menger

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN