58

1125 Kata

Kehebohan terjadi. Kali ini ditengah keluarga besar Ardiansyah. Hal ini tentu disebabkan karena Victor tak hanya pulang seorang diri, melainkan turut serta membawa sosok cantik yang Arsen dan Rachell ketahui ke rumah mereka. Victor melirik Vincent. Anak itu menjulurkan lidah demi mengejek saudara kembarnya. “Mami.. Papi.. Tor bawa Resti.” Rachell dan Arsen menganggukkan kepala secara bersamaan. Mereka masih terlalu syok. Terlebih ketika melihat koper di tangan kanan Victor. “Kami akan hidup bersama, Mi, Pi..” seloroh Victor membuat semua orang menatap anak itu. Termasuk para pekerja rumah tangga yang sedang menata majalah-majalah di ruang keluarga. Resti melirik Victor. Bertanya tanpa suara apa maksud dari perkataan laki-laki yang berdiri di sampingnya. Bukannya mendapat jawaban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN