Bab 37. Sesal tak berujung

1065 Kata

“kamu sengaja menghubungi mereka?” Arhan menatap kesal, setelah tahu kehadirannya di rumah sakit tercium awak media. Awalnya Arhan bersedia datang ke rumah sakit hanya untuk membuktikan akan kebenaran hamil yang diungkapkan Salsa beberapa waktu lalu. Sangat mengganggu dan menjadi beban pikiran, walaupun Arhan tidak yakin pernah melakukan hubungan badan dengannya yang diakui Salsa tempo hari. Arhan memang mengunjungi kediaman Salsa saat kondisinya sakit, bermalam di sana dan pulang esok harinya. Kondisinya sakit saat itu, yang dilakukan hanya tidur setelah berobat ke salah satu rumah sakit. Memang tidak banyak hal yang mampu diingat, tapi bukan berarti Arhan tidak sadarkan diri apalagi sampai lupa diri. Ia masih dalam keadaan sadar dan tentu saja tidak mungkin melakukan itu dengan Salsa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN