Bab 21. Ancaman

1218 Kata

“Kenapa nggak pakai mobil sendiri, sih? Kenapa harus satu mobil rame-rame kayak gini?” kesal Arhan, mengetahui dirinya akan berada dalam satu mobil yang sama dengan kedua orang tua. Dengan Ibu tidak apa, sudah biasa bahkan beberapa kali keduanya jalan-jalan bersama. Tapi Dengan sang ayah? Hubungan keduanya benar-benar tidak baik sejak lama. Sejak Arhan memutuskan untuk fokus pada keinginan dan cita-citanya menjadi atlet bola profesional. Ayah dan anak itu memiliki banyak kesamaan, tidak hanya rupa tapi juga sifat. Sama-sama keras kepala dan tidak mau mengalah. “Lebih seru berangkat bersama.” balas Kayra. Beberapa kali bergumam tidak jelas membuat Kayra hanya tersenyum saja melihat tingkah suaminya. “Kamu ingat nggak, kapan terakhir kita jalan bareng. Kita dan kedua orang tua maksud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN