42. Mimpi Yang Nyata

1270 Kata

Andreas dan Bella keluar dari ruangan Adrian setelah mengutarakan maksudnya, terkecuali Bella yang gagal melanjutkan pertanyaannya pada sang ayah. Bella yang melangkah keluar lebih dulu mencoba menghindari Andreas yang berjalan di belakangnya. Namun, siapa sangka jika pria itu membawa Bella masuk ke dalam sebuah ruangan kosong yang ada di sana. Kemudian Andreas mendorong tubuh Bella hingga menabrak dinding di belakangnya. “Akh!” Bella mengerang ketika belakang kepalanya membentur dinding. Andreas segera mengukung tubuh gadis itu dan mendekatkan wajahnya pada wajah Bella yang sudah memasang ekspresi kesal dan marah. “Jangan macam-macam, Bella. Kamu tidak akan mengatakan apapun pada ayahmu, belum saatnya.” Suara Andreas terdengar dingin dan sarat akan kemarahan. “Kamu pikir apa yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN