Andreas masih berdiri di depan pintu kamar Bella dan tidak mendengar apapun dari dalam sana. Dia mulai khawatir pada gadis itu, dia juga penasaran kemana Bella pergi sejak pulang dari kantor tadi ditambah gadis itu juga menangis, Andreas yakin sesuatu pasti telah terjadi pada istrinya. Dia tidak mungkin diam saja di sini menunggu Bella mau membuka kuncinya, karena yakin itu tidak akan terjadi. Akhirnya dia mencari kunci cadangan di lemari dan berharap menemukannya. Setelah menemukan apa yang dicarinya, Andreas segera membuka pintu kamar Bella dan berhasil. Bella tidak ada di ranjangnya. Namun, terdengar suara gemericik air berikut dengan suara tangisan dari kamar mandi, Andreas pun melangkahkan kakinya ke arah sana. Karena pintu kamar mandi yang tidak tertutup rapat, memaksa Andreas untu