44. Mengeluarkan Taringnya

1203 Kata

Andreas masih menunggu Bella di meja makan untuk sarapan bersama, tetapi gadis itu sama sekali tidak muncul. Karena hampir terlambat, akhirnya Andreas berangkat ke kantor lebih dulu dengan motornya. Dia hanya khawatir pada gadis itu setelah mengetahui apa yang terjadi, dia takut bila Bella melakukan sesuatu yang di luar dugaannya. Namun, Andreas ingin berpikir positif dan berharap jika Bella baik-baik saja dan tidak melakukan sesuatu yang membahayakan dirinya. “Selamat pagi, Pak.” “Pagi.” Andreas berpapasan dengan wanita pekerja paruh waktu yang bekerja di rumahnya bersama Bella. Wanita itu melewatinya masuk ke dalam rumah setelah menyapa Andreas. “Ibu, maaf,” panggil Andreas yang membuat wanita itu menghentikan langkahnya masuk ke dalam rumah. “Ada apa, Pak?” “Istri saya masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN