Dua bola kembar

1638 Kata

Karena Raisa tidak bisa menolak apa yang diinginkan Juan, maka dia membiarkan pria itu melakukan apapun yang memang sudah seharusnya didapatkan. Tubuh Raisa dibaringkan dengan penuh kelembutan di atas ranjang, tatapan mereka juga tidak terputus. Raisa sudah benar benar polos, sementara Juan masih berpakaian lengkap. Membubuhkan kecupan kecupan kecil dimulai dari kening, hidung, bibir dan semakin turun ke bagian bawah. Raisa suka hal hal seperti ini, menunjukan kalau Juan benar benar menghargainya. Namun…. “Mas, langsung aja ayok. Aku dingin, Ac nya kenceng ini,” ucap Raisa menarik tengkuk Juan hingga keduanya kini menyatukan bibir. Dipimpin oleh Raisa yang mengganas, Juan tidak ingin kalah dalam mengambil langkah. Tangan yang tadinya akan mengelus, kini merem*ss d*ada Raisa dengan kuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN