BAB 56

2017 Kata

Elaina terkejut dan tidak bisa menahan rasa heran ketika beberapa hari kemudian, pintu penthouse terbuka dan Lucinta muncul di ambang pintu, membawa kotak-kotak besar berisi barang-barangnya. Lucinta, dengan langkah mantap dan ekspresi yang tak bisa disembunyikan, terlihat begitu percaya diri, seolah segala sesuatu sudah disiapkan dengan baik. Di sampingnya, Thomas mengikuti dengan langkah berat, wajahnya yang biasanya penuh dengan ketenangan kini terlihat angker dan tegang. Seolah ia dipaksa untuk datang ke tempat ini, seperti anjing yang terpaksa mengikuti perintah majikannya, meski tidak ada keinginan dalam dirinya. Elaina hanya bisa berdiri terpaku, menatap kedatangan mereka yang sama sekali tak diharapkannya. Ia memandang Lucinta dengan mata yang penuh pertanyaan, heran dan bingung.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN