BAB 34

1114 Kata

Elaina menuang kopi untuk Alister, menyukai cara mereka sarapan sambil berbincang. Makin hari ia rasakan, makin bergantung pada Alister. la menyukai laki-Iaki itu saat tersenyum, dan memeluknya. Suka dengan cara bertutur Alister yang tegas tapi lembut dengan intonasi yang jelas. Saat-saat yang mereka habiskan bersama, terasa sangat singkat dari hari ke hari, terlebih laki-laki itu kini mulai aktif bekerja. Untuk pertama kalinya, Elaina merasa kalau pernikahan bukanlah hal penting. Yang paling utama adalah kebersamaan mereka. “Akhirnya, kamu mengakui kalau pakaian-pakaian bermerek, tas, dan sepatu itu punyamu, Pak.” Alister mengedip, meletakkan cangkir kopi. “Iya, memang. Maaf, kalau dulu aku sempat berbohong padamu.” “Pasti ada alasan bukan? Lalu, mobil-mobil itu, benarkah milik Pak Arb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN