“Makan rujak sebanyak ini, memangnya kamu sudah makan nasi?” Leon menatap heran Sasmita yang sedang sibuk menikmati rujak meski wanita itu juga tengah sibuk mengetik di laptop. “Dari tiga bulan terakhir aku sudah enggak bisa makan nasi.” Sasmita tetap fokus menatap layar laptopnya. “Lho, kenapa? Kamu kerja tiap hari tapi dapurmu paceklik?” “Bukan paceklik, tapi memang lambungku nolak. Setiap makan nasi aku pasti muntah.” “Sudah cek ke dokter?” “Buat apa?” “Ya biar tahu, kenapa kamu sampai gitu?” “Enggak perlu.” Leon terbengong-bengong menatap Sasmita seiring ia yang jongkok demi menyelaraskan tinggi mereka. Tangan kanan di punggung kursi Sasmita duduk, sedangkan tangan kiri bertumpu di meja kerja Sasmita. “Terus kalau kamu enggak makan nasi, kamu makan apa?” Leon mulai merasa pri