BAB 29 - Demi Anak (Kita)

1005 Kata

"Istri?" "Iya, istri." Begitu tegas Abimanyu menjawab, dan ini bukan kali pertama kata-kata itu keluar dari bibirnya. Meski, yang sebelumnya hanya berupa kode atau tidak setegas sekarang, tapi Maura tetap menghitung keseluruhan. Terhitung dari pembicaraan mereka via telepon malam itu, Maura yakin betul maknanya juga sama. Namun, pagi ini hatinya seolah butuh kepastian dan ingin pengakuan. "Siapa yang akan jadi istrimu? Aku?" tanya Maura menunjuk dirinya sendiri, agak sedikit berisiko memalukan, tapi Maura merasa dia butuh pengakuan. "Menurutmu siapa lagi? Ada orang lain di sini?" Abimanyu balik bertanya yang kemudian Maura tanggapi dengan. helaan napas panjang. Dia tidak terlihat terkejut karena kemarin sudah sempat membeku dengan ucapan Abimanyu. Hanya saja, dia tidak begitu aktif l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN