BAB 28 - Masih Mencintainya?

1042 Kata

"Selamat malam, Sayang." Kata-kata itu kembali terngiang setelah pagi menjelang. Akan tetapi, anehnya Maura tidak bisa bisa mengingat dengan jelas dari siapa karena tadi malam dia melewati malam yang cukup panjang. Setelah sekian lama, secara tiba-tiba dia kembali memimpikan Arkana dalam keadaan masih sama-sama cinta. "Ih, amit-amit ... bisa-bisanya mimpi begitu, pasti semalam tidak baca doa." Maura bergidik ngeri tatkala mengingat perasaannya sewaktu bermimpi tadi malam. Walau memang tidak bisa ingat seratus persen, tapi Maura bisa menyimpulkan mimpinya semalam. Mimpi dimana dia kembali ke masa lalu, tepatnya saat pacaran. Dalam mimpinya, Arkana pergi semakin jauh dan dirinya tertatih demi menggapai tangannya. Semua benar-benar nyata Maura rasakan, sampai akhirnya tangan itu berhasil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN