Kasar

965 Kata

Suara klakson mobil yang nyaring membuyarkan lamunan Veve yang sedang berjalan pelan menuju halte bus. Kalau biasanya ia antar jemput dengan Raga. Kini ia tak tau siapa yang akan menjemputnya. Tadi berangkat sekolah ia juga naik bus. Tiin! Tiin! Veve menolehkan kepalanya. Dia melihat mobil suaminya yang tengah mengikuti langkahnya. Ia menaikkan bahunya acuh sebelum melanjutkan langkahnya. Akbir membunyikan klakson mobilnya sekali lagi. Tapi, tak ada tanggapan apapun pada istrinya. Istrinya sibuk berjalan santai tanpa rasa dosa sedikitpun. Akbir mengeram mobilnya. Tentu saja ia punya batas kekesalan. Apalagi terang-terangan ia sudah diabaikan oleh istrinya. Istri yang seharusnya menghargai suaminya malah mengacuhkannya. "Veve," tegur Akbir dengan suara keras. Tapi, yang di tegur makin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN