Asma menghela napas pelan begitu melihat Basuki yang tertidur di dalam pelukannya. Setiap Asma hendak bangun, pria itu akan semakin mengeratkan lilitan tangannya pada pinggang Asma. Alhasil, gadis itu tidak dapat pergi kemana pun. Selain tangannya yang tidak mau melepaskan pelukannya, mulut pria itu juga tidak kunjung melepaskan puncak dadanya. Membuatnya merasa kebas karena terlalu lama menyusui bayi besar itu. Hari mulai beranjak malam ketika Asma mendengar tangis bayi yang ada di kamar sebrang. Sepertinya Dika terbangun dari tidurnya karena guntur yang terdengar cukup kencang. Asma yang merasa khawatir karena terlalu lama meninggalkan Dika sendirian di kamarnya, mencoba untuk melepaskan lilitan tangan Basuki pada pinggangnya. Namun lagi-lagi dengan sengaja pria itu mengeratkan peluka

