Asma terbangun dari tidur lelapnya begitu mendengar kicauan burung yang bertengger di jendela kamarnya. Ketika dia membuka matanya untuk pertama kali, hal yang dia lihat adalah wajah Basuki yang berada tepat di depannya. Kantuk yang sempat mendera Asma seketika lenyap. Iris beningnya yang sembab karena baru bangun tidur seketika membelalak. "P-Pak.. " cicit Asma terkejut bukan main. Siapa yang tidak terkejut ketika baru saja bangun tidur sudah ada seorang pria dengan senyum manis yang terpatri di bibirnya, tengah menatap kalian? "Pagi, Sayang." sapa Basuki dengan ceria. Asma yang mendapatkan sapaan manis itu, serta menyadari posisi mereka saat ini seketika tersipu. Kedua pipi tembamnya memerah, bagai tomat yang siap dipetik. "P-Pagi.. " balas Asma malu-malu. Basuki terkekeh dan menar

