Setelah dua hari hanya berbaring di atas tempat tidur tanpa melakukan apapun, Basuki akhirnya sembuh dari demamnya. Pria itu sudah mulai beraktivitas seperti biasa. Sembari menunggu sarapan yang Asma buat siap, Basuki menghabiskan waktunya bersama putranya yang semakin aktif. Dika memang sudah bisa berdiri sendiri. Namun untuk berjalan, dia masih butuh pegangan. Duduk bersila di ruang tengah, Basuki tertawa kecil melihat bagaimana Dika belajar berjalan sendiri. Beberapa kali bayi laki-laki itu terjatuh setiap baru berjalan dua sampai tiga langkah. Namun bukannya menyerah, Dika akan kembali berdiri dan mencoba berjalan lagi. Sungguh hanya dengan melihatnya saja, Basuki merasa sangat senang. Basuki merasa bersyukur dengan kehadiran Dika bisa mengobati laranya yang ditinggal oleh mendiang

