WARNING !!! Yang masih di bawah umur, harap skip bab ini !!! PROMISE BAB 58 Ainun merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Setelah menikmati martabak cokelat keju yang tadi ia beli sepulang dari dr. Erica. Habibi pun turut merebahkan tubuhnya di samping Ainun. Dia mengusap perut Ainun yang masih datar. Kebahagian dia bertambah hari ini, setelah tadi siang Ainun mengatakan kalau dirinya sudah mencabut gugatannya di pengadilan Agama. Sekarang, kebahagiaan Habibi bertambah lagi, karena Ainun tengah hamil. “Sayang, aku bahagia sekali hari ini,” ucap Habibi pada Ainun. “Aku juga bahagia, karena suamiku sudah kembali seperti dulu, Habibku yang tukang gombal, yang tukang jahil, humoris, sudah kembali lagi. Aku percaya kamu tidak akan mengulangi kesalahan besar dalam hidupmu lagi, Sayang. Aku moho