WARNING !!! Yang masih di bawah umur, harap skip bab ini !!! PROMISE BAB 59 Ainun sudah tertidur pulas di dekapan suaminya. Habibi melihat wajah Ainun yang terlihat cantik sekali di bandingkan hari-hari biasanya. Bukan tidak cantik di hari-hari biasanya. Tapi, memang kali ini, aura wajah Ainun terpancar sekali. Dia terlihat cantik dan menggemaskan sekali di mata Habibi. “Cantik sekali kamu, Sayang,” ucap Habib dengan mencium kening Ainun. Habibi tidak pernah membandingkan Ainun dengan Yasmin. Tapi, memang banyak rekan kerja Habibi yang satu profesi mengatakan sayang sekali melepas dokter secantik Yasmin. Ya, memang mereka terlalu melihat fisik daripada hati. Habibi sadar akan hal itu, laki-laki mana yang tak melirik Yasmin. Dia begitu elok untuk di pandang, cantik, lekuk tubuhnya inda