Ainun benar-benar merasa sangat di manja dan di perlakukan seperti ratu oleh suaminya. Saat dia sedang bercermin dan merias wajahnya dengan make up natural untuk di rumahan saja, Habibi membawakan sarapan untuk nya ke dalam kamar. “Mas, kamu bawa sarapan?” tanya Ainun. “Iya, kita makan di teras kamar saja,” jawab Habibi. “Aku mengira kamu cepat-cepat keluar dari kamar setelah mandi dan memakai baju mau apa, ternyata malah menyiapkan sarapan,” ucap Ainun dengan meletakan sisir di meja rias. Ainun menggeraikan rambutnya yang masih basah. Seusai meletakan sarapan di meja Habibi menghampiri istrinya. “Sayang, rambut kamu masih basah sekali, sini aku keringkan,” ucap Habibi. “Aku sudah lapar, makanya tidak aku keringkan,” ucap Ainun. “Ya, sudah kita makan dulu,” ajak Habibi. Mereka me