Part 95

1996 Kata

Sementara itu terdengar suara antara bu Nonik dan mamahnya yang sedang saling melumat dengan liarnya. Keduanya saling menyedot air lirnya dan menelan habis. Evan yang mendengar dan melihat pemandangan itu merasakan sebuah kesenangan yang sangat. Lalu ia ungkapkan rasa senangnya itu dengan menggenjot m***k bu Nonik dengan cepat dan bertenaga. “Aaakkkhhhh…..sssshhhhh…memek sialan….memek l***e…aaakkkhhsssss….lihat ini pak…Lihat!!! Bapak berkali-kali sodok m***k mamah. Ssshhhh….sekarang gantian Evan sodok m***k istrimu ini. Aaakkkkhhhhss…. tapi sayangnya….memek istrimu ini agak longgar kaya m***k p*****r. Aakkkhhhh…sssshhhhh….”, batin Evan. “Maaaaa….”, sedang asyik-asyiknya mendaki puncak kenikmatan tiba-tiba terdengar suara lembut dari anak kecil. Mereka bertiga tak sadar jika Nindi masuk d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN