Bab 43. Kejutan Yang Sangat Menyakitkan

1141 Kata

Tak lama, mereka sama-sama menyudahi ciuman sebelum nantinya malah akan semakin berlanjut dan tidak tahu Ke mana arahnya. Baik Kania maupun Edward masih mencoba memproses apa yang baru saja terjadi. Mereka berdua terdiam sejenak, suasana di dalam mobil terasa tegang. "Tolong kamu keluar dari sini," pinta Kania tiba-tiba, suaranya terdengar agak gugup. Edward menatap Kania dengan bingung. "Kamu kenapa? Apa yang salah?" tanyanya, mencoba memahami apa yang terjadi. Kania menggelengkan kepala. "Nggak ada apa-apa, aku cuma butuh waktu sendirian," jawabnya singkat. Mengerti, Edward mengangguk pelan, meskipun ia merasa sedikit bingung dengan situasi saat ini. "Baiklah, aku akan keluar. Kamu hati-hati. Hubungi kalau sudah sampai di rumah," katanya sambil membuka pintu mobil. Kania tak menjawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN