"Tidak ... tidak! Damian!" Ellara terbangun sebelum alarm penjagaan berbunyi. Mimpi buruk atas Damian yang tertangkap oleh musuh baru saja datang, dan sungguh ... Ellara tidak pernah menginginkan jika hal itu sampi benar terjadi. Udara di rumah itu masih sama, terkontrol dan dijaga lapis demi lapis. Namun bagi Ellara, ketenangan itu terasa berbeda semenjak Damian berani melawan. Seperti danau yang permukaannya tenang, tetapi arus di bawahnya mulai berubah arah. Ia berdiri di tepi jendela lantai atas, menatap kabut tipis yang belum sepenuhnya terangkat. 'Ada yang tahu,' pikirnya. 'Atau akan tahu, dan itu pasti.' Naluri yang dirasakannya itu bukan lagi hal yang baru. Ia pernah merasakannya bertahun-tahun lalu, tepat sebelum ayahnya mati, tepat sebelum hidupnya runtuh. Dan ia telah bela

