Jihan tahu ada yang aneh dengan pernikahan mereka. Tapi sekali lagi, itu bukan salah Jihan. Semua suaminya yang memegang peranan, sehingga mereka terjebak pernikahan yang tidak normal begini. "Gini deh Han, aku ingin kita bicara baik-baik, tanpa emosi. Oke?" Ivan berusaha agar istrinya tidak langsung tersinggung. Jihan mengangguk dan menunggu kira-kira apa lagi mau suaminya ini. Jangan bilang seputar itu dan itu lagi. "Kita menikah karena kondisi yang mendesak. Memang sih malam itu saya gak tega biarkan kamu jadi mangsa laki-laki b******k di luar sana. Dan bantuan saya ke kamu justru disalah artikan oleh Om kamu, dan saat itu Om kamu ancam akan laporkan saya ke polisi kalau gak mau bertanggung jawab, padahal kita gak berbuat apapun." "Bapak gak mungkin takut sama Om saya kan?" Seoran