Bab 19: Selamat Tinggal

2072 Kata

*** Sexyana duduk terpaku di sofa ruang tengah, tubuhnya terasa seolah kehilangan daya. Udara dingin sore itu tak mampu mengalahkan rasa sesak yang menghimpit dadanya. Baru saja ia pulang dari mansion mertuanya, tempat ia menginap semalam sesuai permintaan Michele. Dengan hati yang penuh harapan, ia pulang lebih awal untuk menyiapkan kejutan bagi suaminya. Keinginan untuk memulai hubungan dengan Michele membuat Sexyana merasa optimis. Ia ingin mencoba membuka hatinya lebih lebar, menyerahkan diri sepenuhnya kepada pria itu, berharap bahwa cinta yang mereka bangun akan memberikan kebahagiaan. Namun, kini semua harapan itu remuk. Air mata mengalir deras di pipinya. Di tangannya, ponsel yang ia genggam menampilkan sebuah video yang merusak seluruh kepercayaannya. Pandangannya kabur oleh a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN