Beberapa bulan kemudian. “Sayang, hati-hati!” ujar Darren dengan nada posesif “Ini Clarissa udah hati-hati, mas.” Setiap melihat istrinya menuruni tangga Darren bergidik ngeri sendiri. Tiba-tiba kepalanya membayangkan sesuatu yang tidak-tidak, hal itu membuat ketakutan sendiri dalam dirinya. “Biar mas bantu jalannya!” Darren memegangi Clarissa sampai benar-benar menuruni tangga. Mereka akan ke rumah sakit untuk cek kandungan. Tidak terasa usia kandungan Clarissa menginjak bulan ke enam. Darren semakin excited menyambut kelahiran buah hatinya ke dunia. “Huhh..” Clarissa menghela nafas karena kakinya terasa sedikit lelah. “Capek?” “Sedikit!” Tiba-tiba Darren sedikit membungkuk lalu menyelipkan tangan kanannya di belakang lutut Clarissa, ia berniat menggendong istrinya agar t

