Dengan tangan yang saling menggenggam Clarissa dan Darren menikmati Negara Inggris sembari berjalan kaki. Bibir keduanya tidak berhenti tersenyum karena rasa bahagia. “Mas, Clarissa mau es krim!” ucapnya sembari menunjuk sebuah kedai “Boleh!” Keduanya menuju kedai tersebut. “One chocolate, please!” ujar Darren “Mas nggak beli?” “Enggak. Nanti minta kamu saja.” Clarissa terkekeh mendengarnya. Penjual tersebut memberikan es krim pesanan Darren pada Clarissa. Setelah membayar mereka pergi meninggalkan kedai tersebut. “Enak?” tanya Darren “Enak, mas.” “Mas mau dong!” “Boleh!” Clarissa menyodorkan es krim tersebut ke arah mulut Darren namun laki-laki itu justru memundurkan kepalanya. “Kenapa, mas?” “Nggak mau yang itu.” “Terus mau yang mana? Kan cuma satu es krimnya.” T

